Rabu, 07 Mei 2014

“TEMAN” Filosofi musuh yang belum menyerang.



            Dari kita lahir sampai dengan sekarang kita memang tidak lepas berinteraksi dan bergaul dengan yang namanya teman,teman menurut pemahaman saya adalah seseorang yang sudah mengenal kita tetapi belum tentu mengenali kepribadian kita secara mendalam dan itulah sebabnya yang membedakan teman dengan sahabat karena teman belum tentu mau menyelami kepribadian kita dan intensitas atau siklus pertemanan juga berawal dari seringnya bertemu – berlanjut dengan interaksi komunikasi yang sifatnya umum – dan berlanjut lagi kepersahabatan.

            Memang sungguh sangat menyenangkan mempunyai banyak teman dilingkungan kita,tetapi disitulah sebenarnya kita harus pandai – pandai menyeleksi mana teman yang baik untuk kita dan mana teman yang bisa menjerumuskan kita ke hal-hal yang negatif, dan sebenarnya teman yang seperti itulah orang- orang yang harus kita jauhi dan jangan di jadikan teman akrab.
Tetapi berdasarkan pengalaman penulis ada juga teman atau sahabat yang dikarenakan faktor keegoisan mereka bisa menghianati kita,memang disadari setiap individu mempunyai kepentingan masing – masing di dalam kehidupannya dan kita harus kembali sadar bahwa pada dasarnya kita akan hidup sendiri karena pada hakekatnya manusia lahir sendirian dan akan mati juga sendirian,jadi menurut penulis mempunyai banyak teman atau sahabat itu perlu tetapi kita juga harus sadar dan waspada dengan sifat dan perilakunya yang bisa jadi diam – diam sedang ingin menghancurkan kita Cuma karena kita tidak seperti yang mereka inginkan .Tapi sebelum kita menjastifikasi seorang teman,kita juga harus intropeksi dulu apakah kita sudah benar contoh dari segi berbicara kita ada tidak yang pernah menyakiti mereka kalau misalnya kita sudah benar tetapi mereka selalu saja tidak ada timbal-baliknya ke kita nah disitulah kita harus mengambil keputusan mau menjauhi mereka atau kita mau terus hanyut diperdaya oleh mereka-mereka itu? Karena yang tadinya teman ada yang akhirnya akan jadi musuh yang tadinya sahabat bisa berubah menjadi saling membenci dan ada juga yang sebenernya tapi saling menyimpan dendam satu sama lainnya. Ya jawabannya cuma ada dipribadi masing-masing, Sekian dulu opini dari saya,kritik dan saran dari kalian akan sangat membantu saya untuk kemudian harinya. Wassalam....   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar