Memang terkadang sedikit miris jika menyandang status jomblo di lingkungan kampus
yang notabene banyak wanita-wanita cantik
yang selalu lalu lalang disekitar kampus dan juga di setiap kelas-kelas.
Ya, jomblo saya sendiripun juga
sebenernya punya nasib yang sama seperti itu hehe. Cowok jomblo identik dengan
pria yang melankolis, tipe cowok perenung yang bisa mengabiskan waktu
berjam-jam dikamar dan selalu sedih disetiap waktu malam minggu datang, cowok
tukang nongkrong dipojokan warung-warung kampus. Lebih miris lagi di lihat dari segi gaya penampilannya juga sangat seadanya tanpa melihat estetika
yang enak untuk dipandang mata karena tidak ada seorang partner atau pasanganpun
yang bisa menilai dan juga memperhatikan apa yang sedang melekat ditubuhnya.
Setiap ditanya, “kenapa kok betah gitu punya status single lama-lama?”, komentarnya pun
juga sangatlah beragam ada yang bilang belum mendapatkan wanita yang cocok
sesuai dengan kriterianya,ada yang bilang juga takut menyakiti hati wanita yang
dipacarinya tetapi, juga ada seorang lelaki yang mempunyai jawaban yang menurut
saya cukup menggelitik hati saya, gini jawabannya "Sebenernya gua bukan
jomblo tapi yaa memang belum ada saja wanita-wanita yang beruntung mendapatkan
hati saya”. Dan yang lebih mengelitik urat ketawa saya adalah ada lagi jawaban
dari teman saya yang rada sedikit nyeleneh menurut saya yaitu,"Gua
sebenernya punya pacar tapi pacar gua lagi ngebahagian cowok lain" saya
mendengarnya sampai terdiam sejenak dan ingin tertawa tapi saya tahan-tahan
takut membuat orang yang sedang saya ajak bicara menjadi salah paham, tapi saya
bisa mengambil titik pointnya mungkin orang itu benar, tetapi saya juga bingung
karena kenapa orang tersebut bisa mempunyai
pikiran sejanggal itu? Apa sebenarnya
yang mendasari orang tersebut bisa mempunyai pikiran yang sangat memprihatikan
seperti itu?
![]() |
| Add caption |
Maka dari situlah saya mulai tertarik
untuk menganalisis pola pikir,tingkah laku dan juga cara pandang mereka tentang
permasalahan yang sedang menjadi fenomena dikampus saya ini, di tambah jarang
sekali orang yang peka untuk menjadikan sebuah permasalahan ini sebagai topik
permasalahan sosial yang sedang dialami oleh mahasiswa - mahasiswa terutama
yang berada di ruang lingkup Universitas Trunojoyo. Apa yang sedang mereka alami
tersebut bisa saja jika dibiarkan dan di abaikan dapat menyebabkan rongga yang
menjadikan pribadi mereka menjadi rapuh dan mengasingkan diri dari lingkungannya,
karena mereka merasa kalau mereka adalah pribadi yang gagal dalam hal penerapan
berinteraksi dengan lawan jenis. Memang dunia kampus adalah dunia akademis yang
tidak bisa dicampur-adukkan dengan masalah hati maupun percintaan, padahal
apabila hal itu dapat dipadu-padankan menjadi satu keindahan yang bisa dijadikan
sebagai motor penggerak semangat bagi setiap individu untuk giat dalam dunia
akademis kampus jika hal tersebut digunakan secara baik dan positif tentunya. Akan
sangat meyedihkan bukan apabila seorang mahasiswa terpuruk nilai akademiknya hanya
dikarenakan dia tidak mempunyai orang terdekat yang bisa menyuport dia dikala
ia membutuhkan sebuah perhatian yang tidak bisa dia dapatkan dari orang tua
yang sedang jauh dikampung halaman sana.
Disitulah peran teman dekat maupun pasangan sangatlah
penting bagi setiap orang yang sedang menjalani hidup untuk mengemban ilmu di
dunia perkuliahan, jika di umpakan dengan burung pipit dan kerbau, mereka
saling bersimbiosis mutualisme. Akan sangat indah jika setiap pasang individu
bisa saling memberi, mengasihi, dan menciptakan kedamaian hati agar mereka yang
sedang menjalani masa kuliah pun bisa menyerap ilmu secara maksimal. Tetapi disini juga harus ditegaskan bahwa
pacaran dalam hal positiflah yang harus dilakukan bukan pacaran negatif yang
malah bisa menjadi bumerang bagi diri kita sendiri dan akhirnya malah menghancurkan
cita-cita yang sudah kita rangkai sedemikian rupa dari awal kita menghirup bau
gedung kampus yang baru kita jajaki. Akan sangat ironis sekali memang jika
mahasiswa tidak bisa membedakan mana pacaran yang baik dan mana pacaran yang hanya
bisa menimbulkan banyak rasa penyesalan pada akhirnya, karena pada hakekatnya
mahasiswa adalah seorang pelajar yang harus bijaksana dari sejak dalam pikirannya
apalagi dalam tingkah lakunya. Jadikanlah sebuah hubungan sebagai mosaik-mosaik
bunga menuju pecut semangat untuk menyelesaikan bangku kuliah. Itu berlaku juga
oleh mahasiswa yang belum mempunyai pasangan hatinya, janganlah berkecil hati
karena kamu adalah orang-orang yang lebih mulia disisi Tuhan karena kamu adalah
orang-orang yang tidak akan menyakiti hati siapapun dan lebih memilih
mengorbankan hati sendiri dalam kesendirian karena pada hakekatnya pacaran
mempunyai resiko juga menyakiti pasangan kamu meskipun kamu tidak menyadarinya.
Bagi para jomblo mulailah lebih sering berinteraksi dan membuka diri dalam hal
pergaulan agar pasanganpun ikut datang laksana tamu yang sangat kamu
damba-dambakan kedatangannya, dan apabila ia sudah datang perlakukanlah dengan
sepenuh hati,rawat hatinya karena mungkin ialah yang bisa memberikan semangat
kamu disaat orang tuamu sedang sibuk membanting tulang untuk membayar SPP kuliah dan mempersiapkan uang untuk kamu
belikan rokok eceran Djarum Super kesukaan kamu dikala otakmu sedang kram
menghadapi tugas kuliah.
Ungkapan single maupun jomblo janganlah dijadikan
suatu momok yang menakutkan yang akhirnya malah menjadikan kamu patah arah dan
menghancurkan kepribadianmu dimasa kini maupun dimasa depan, justru hal
tersebut harus dijadikan sebagai pecut perubah sikap untuk tidak lagi minder didalam
lingkungan kampus dan jadikan hal itu sebagai power untuk bisa mengungguli
orang yang sudah mempunyai pasangan kalau mahasiswa jomblo yang kurang dalam
hal perhatian bisa juga berprestasi dalam apapun baik itu akademik maupun
organisasi. Jadikanlah kesendirianmu itu sebagai situasi untuk selalu
mengupgrade diri dan juga ilmu pengetahuan, jangan banyak habiskan waktu dalam
keterpurukan dan juga kesedihan yang terlalu berlama-lama lebih baik tarik
buku, Ya,buku apa saja yang bisa menyegarkan dahagamu dalam hal ilmu
pengetahuan itu lebih baik dan juga bermanfaat. Banyak berdiskusi dengan teman
yang kamu anggap pandai dan seraplah hal positif ia untuk dijadikan pondasi
ilmu pengetahuanmu. Dengan cara seperti itu hidupmu tidak akan diliputi rasa
kesepian karena waktu yang kamu pergunakan tidak habis hanya dengan berdiam
diri didalam kosan dan berjam-jam meratapi kesendirianmu tetapi kamu
menggunakan waktu itu dengan sebaik mungkin untuk kebaikan dirimu sendiri. Jadi,
mulai dari kamu membaca artikel saya yang tidak berguna ini, bersegeralah
bangkit dan dan tataplah hari esok lebih ceria lagi, karena kesendirian
bukanlah takdir bung. Justru jadikan kesendirian itu sebagai waktu untuk
bertapa kamu untuk menjadikanmu lebih sakti daripada dirimu yang dulu ataupun
yang sekarang. Karena meskipun kamu sekarang dipandang sebelah mata karena
berstatus jomblo, orang akhirnya akan sadar bahwa mahasiswa jomblo pun punya
semangat yang sama dengan mahasiswa yang mempunyai pasangan dalam segi
semangat, hal itu bisa kamu dapati dengan selalu mengingat sosok orang tua yang
selalu mensuportmu dalam bentuk kasih sayang khas orang tua, selalu
ingat-ingatlah sosok ibumu yang selalu menunggu kapan waktumu akan jadi sarjana
nantinya, dan inilah bentuk semacam pil semangat yang tidak akan kamu dapatkan
dari kasih sayang yang diberikan oleh pasanganmu kelak apabila nanti kamu
mempunyai pasangan ditempat kuliah. Jadilah mahasiswa yang selalu dapat
berpikir positif dan selalu bisa mengambil makna positif di setiap situasi
apapun karena kesuksesan akan mengundang cinta yang lebih baik. Ayo kita dobrak
kebiasaan lama kita yang selalu pasrah oleh kesendirian yang kita alami ini
dengan cara selalu berpikiran positif disetiap langkah kaki kita supaya energi
positifpun terpancar dari wajah kita dan akhirnya akan memikat lawan jenis agar
tertarik dengan kepribadian kita lalu terpancar dari bola matamu dikarenakan
kita selalu menebarkan ion-ion positif dan ditangkap juga oleh ia yang sejak
daritadi mulai memperhatikanmu diam-diam dari jauh J. semoga saja artikel saya ini bisa menjadi sedikit
cahaya bagi jiwa kamu yang sedang gelap dalam kesendirian. Semoga saja..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar