Senin, 12 Oktober 2015

Resensi Buku Atheis


Karangan : Achdiat M. Miharja

Manusia adalah makhluk yang tidak akan lepas dari pelukan tuhan meskipun akalnya sudah bisa mengetahui segala hal yang ada didunia, karena pada hakekatnya manusia merupakan makhluk religius (Aditya Rio Rahmansyah).
Sebuah novel sastra klasik yang diciptakan dari tangan Achdiat M. Miharja yang menceritakan seorang tokoh yang bernama hasan yang awalnya adalah seorang yang sangat religius, tetapi dikarena hasutan dan juga ajaran dari teman-teman diskusinya yang bernama Rusli dan Anwar.
Plot cerita yang beralun mundur itu, sangat memberikan nuansa lain bagi para pembacanya. Bermula pada halaman awal yang menceritakan tokoh hasan yang membuat sebuah tulisan tentang perjalanan hidupnya dari kehidupannya dimasa kecil yang sangat taat beragama, sampai akhirnya disuatu pertemuannya yang tak sengaja di suatu instansi pemerintahan, dia bertemu dengan teman lama yang bernama Rusli, dari situlah itu rutin bertemu dan diskusi dengan Rusli yang notabene adalah seorang sosok yang sangat mengedepankan pola pikir yang rasional dan kritis terhadap suatu hal yang menurut ia masih sangat klise terutama tentang agama. Pada awalnya Hasan pun menolak semua retorika dan penjelasan Rusli tentang pandangan terhadap Tuhan, tetapi pada akhirnya iapun termakan juga oleh pemikiran yang dianut oleh sahabat lamanya tersebut. Pergulatan batinpun akhirnya sangat dirasakan Hasan terutama disaat ia dikenalkan lagi oleh teman Rusli yang lebih memiliki pemikirannya jauh lebih radikal ketimbang Rusli.

            Latar suasana dalam buku ini disajikan dengan nuansa abad 20,  dimana pada saat itu Indonesia masih dijajah oleh bangsa Belanda  dan para kalangan kaum mudanya disusupi oleh suatu pemikiran atau golongan yang sebut “frijdenker” atau faham atheis. Dengan gaya penulisan sastra klasik yang menjadikan buku ini semakin unik, penuturan yang lugas dan juga sedikit jenaka menjadikan butuh ini tidak monoton dan juga membuat pembaca menjadi semakin penasaran untuk menamatkan membaca buku ini sampai tuntas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar